Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menekankan pentingnya efisiensi dan peningkatan kualitas layanan bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Sosial.
Dalam apel pembinaan, Mensos menegaskan tiga prinsip utama yang harus dijalankan, yakni bekerja secara hemat, meningkatkan kualitas layanan, serta bebas dari praktik korupsi sebagai bagian dari transformasi budaya kerja sesuai arahan Presiden.
Ia juga mulai mengukur efisiensi anggaran, termasuk penggunaan bahan bakar minyak (BBM). Hasil uji coba awal menunjukkan potensi penghematan hingga sekitar Rp100 juta.
Selain itu, ASN didorong untuk menggunakan transportasi umum, kendaraan listrik, atau sepeda pada hari tertentu sebagai upaya menekan konsumsi energi sekaligus mendukung gaya hidup sehat.
Meski mendorong efisiensi, Mensos memastikan layanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas, terutama bagi kelompok rentan seperti penyandang disabilitas, lansia, dan penerima manfaat lainnya. Ia menegaskan bahwa efisiensi tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan publik.
Dikutip dari antaranews.com
