Pemerintah mendorong peningkatan kualitas layanan jemaah haji 1447 Hijriah di tengah masa transisi menuju sistem kelembagaan baru. Penguatan koordinasi lintas sektor serta mitigasi risiko menjadi fokus utama agar penyelenggaraan ibadah berjalan optimal dan aman.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menyebut tahun ini sebagai momentum penting untuk memastikan kualitas layanan semakin baik. Ia menegaskan peningkatan harus dilakukan secara menyeluruh agar pelayanan lebih responsif dan mampu menjawab berbagai tantangan di lapangan.
Pemerintah memastikan kesiapan penyelenggaraan haji secara umum sudah optimal, namun tetap mendorong perbaikan pada layanan utama seperti akomodasi, konsumsi, serta percepatan proses visa. Langkah ini penting untuk menjaga kelancaran seluruh tahapan keberangkatan hingga kepulangan jemaah.
Selain itu, pemerintah menyiapkan mitigasi risiko global, termasuk potensi dinamika kebijakan di Arab Saudi, serta memperkuat sistem pengendalian melalui posko nasional dan command center terpadu yang beroperasi 24 jam.
Upaya ini juga diarahkan untuk memberikan nilai tambah ekonomi, seperti pemenuhan kebutuhan jemaah dari dalam negeri, sehingga manfaat penyelenggaraan haji dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Indonesia.
Dikutip dari RRI.co.id
