Mataram – Jasa Raharja Kantor Wilayah Nusa Tenggara Barat melaksanakan kunjungan koordinasi ke Rumah Sakit Patuh Karya Lombok Timur sebagai bagian dari upaya pembaruan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Jasa Raharja dan pihak rumah sakit pada hari Rabu (06/05/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada korban kecelakaan lalu lintas, khususnya dalam hal penanganan medis dan penjaminan biaya perawatan.
Dalam kesempatan ini, Jasa Raharja menekankan pentingnya pembaruan PKS sebagai bentuk penyesuaian terhadap dinamika pelayanan kesehatan serta regulasi yang berlaku. Dengan adanya pembaruan ini, diharapkan proses penjaminan biaya perawatan bagi korban kecelakaan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan transparan.
Selain itu, diskusi juga mencakup optimalisasi implementasi sistem digital yang mendukung pertukaran data antara Jasa Raharja dan rumah sakit. Hal ini dinilai penting untuk mempercepat proses administrasi, mulai dari penerbitan jaminan hingga penyelesaian klaim, sehingga pasien dapat segera mendapatkan penanganan tanpa kendala administratif.
Pihak Rumah Sakit Patuh Karya Lombok Timur menyambut baik inisiatif pembaruan PKS ini dan menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kepada pasien, khususnya korban kecelakaan lalu lintas. Kolaborasi yang erat dengan Jasa Raharja dinilai sangat membantu dalam memberikan kepastian layanan bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi terkait standar pelayanan, alur koordinasi, serta tanggung jawab masing-masing pihak dalam pelaksanaan kerja sama. Dengan pemahaman yang selaras, diharapkan pelayanan kepada korban kecelakaan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.
Melalui kunjungan koordinasi ini, Jasa Raharja Kanwil NTB menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan dengan fasilitas kesehatan di wilayah Nusa Tenggara Barat. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya pelayanan yang cepat, tepat, dan berorientasi pada keselamatan korban kecelakaan lalu lintas.
