Olahraga Padel Semakin Populer, Peluang Usaha Semakin Terbuka

Olahraga Padel Semakin Populer, Peluang Usaha Semakin Terbuka

Olahraga padel, perpaduan antara tenis dan squash, kini tengah naik daun di Indonesia. Di Kota Palembang, olahraga ini mulai berkembang pesat sejak Juli 2025, bahkan kini sudah terdapat lima lapangan padel yang beroperasi aktif dan ramai dikunjungi pencinta olahraga baru tersebut.

Peningkatan minat masyarakat terhadap padel ini mendorong lahirnya Host Club Ampera Padel, yang merupakan bagian dari Komunitas Padel Club Palembang. Pembentukan klub ini diinisiasi oleh para penggemar padel yang ingin mengatur jadwal bermain, memfasilitasi anggota, serta memperluas jejaring komunitas.

Hal ini disampaikan oleh Diah, Host Club Ampera Padel yang juga pelaku UMKM, saat menjadi narasumber dalam acara Obrolan Komunitas di Studio Pro 1 RRI Palembang, Sabtu (1/11/2025). Dikutip dari rri.co.id

“Padel ini makin banyak diminati masyarakat Palembang. Kami membentuk Host Club Ampera agar para pemain lebih mudah mengatur jadwal dan lapangan, karena peminatnya terus bertambah bahkan sudah ada pemesanan untuk tahun 2026,” ujar Amel, salah satu host klub tersebut.

Menurut Amel, ketertarikannya pada padel berawal dari sering melihat konten olahraga ini di media sosial. Kegemarannya terhadap olahraga pun didukung oleh pasangan, hingga akhirnya Host Club Ampera resmi terbentuk sebulan lalu.

“Awalnya sering lihat di media sosial, lalu mencoba main dan ternyata seru. Sekarang sudah banyak anggota yang ikut bergabung,” jelasnya.

Sementara itu, Indry, host lainnya dari Ampera Padel Club, menjelaskan bahwa olahraga padel memiliki banyak kesamaan dengan tenis lapangan, namun dengan sejumlah perbedaan mendasar.

“Raket padel lebih ringan, bola hanya dipantulkan sekali, dan lapangannya berukuran 20 x 10 meter dengan dinding kaca, berbeda dengan tenis lapangan yang dimainkan di ruang terbuka,” jelasnya.

Selain menyehatkan tubuh, padel juga dinilai mampu membuka peluang jejaring sosial dan bisnis. Banyak pelaku usaha yang menjadikan komunitas padel sebagai sarana memperluas relasi dan promosi usaha melalui media sosial.

“Ketika bermain bersama teman atau pasangan, biasanya kita berfoto dan membagikannya di media sosial. Dari situ bisa sekaligus promosi usaha. Yang penting pandai membagi waktu antara olahraga dan keluarga,” ujar Amel.

Bagi pemain pemula, Amel memastikan bahwa bermain padel tidaklah merepotkan karena semua perlengkapan sudah tersedia di lokasi.

“Pemain pemula tak perlu repot membawa raket atau bola, karena semuanya bisa disewa dengan tarif yang sudah ditentukan. Tinggal datang dan main saja,” katanya menambahkan.

Diah menegaskan, olahraga padel tidak hanya sekadar tren sesaat. Ia berharap olahraga ini dapat terus berkembang dan menjadi pilihan gaya hidup sehat masyarakat Palembang.

“Kami berharap padel tidak berhenti hanya karena viral di media sosial, tapi terus diminati masyarakat di masa depan. Ini olahraga yang menyehatkan sekaligus mempererat hubungan sosial, terutama bagi generasi muda,” tutup Diah.

Dengan antusiasme masyarakat yang kian tinggi, kehadiran Host Club Ampera Padel menjadi bukti nyata bahwa olahraga baru ini bukan sekadar tren sementara, tetapi potensi besar untuk membangun komunitas aktif dan gaya hidup sehat di Palembang.