Lamongan — Dalam upaya memperkuat sinergi antarinstansi untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Lamongan, Jasa Raharja Lamongan menghadiri rapat koordinasi penyusunan Action Plan keselamatan transportasi yang diselenggarakan di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamongan, KBO Satlantas Polres Lamongan, serta perwakilan Jasa Raharja Lamongan.
Pertemuan tersebut menjadi wadah koordinasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas melalui program yang terarah dan berkelanjutan. Sinergi antarinstansi diharapkan mampu menghasilkan program yang tidak hanya bersifat preventif, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap penurunan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Lamongan.
Dalam rapat tersebut, disepakati tiga program prioritas yang akan menjadi Action Plan bersama, yaitu Aksi Simpatik, Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas (PPKL), dan Ramp Check. Aksi Simpatik akan difokuskan pada pemberian edukasi langsung kepada pengguna jalan mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Sementara itu, Program PPKL akan menyasar tenaga pendidik di sekolah agar dapat menjadi agen edukasi keselamatan bagi para pelajar. Adapun kegiatan Ramp Check akan dilaksanakan untuk memastikan kendaraan angkutan umum memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan sehingga mampu memberikan jaminan keselamatan bagi penumpang.
Melalui koordinasi ini, masing-masing instansi menyampaikan komitmennya untuk menjalankan peran sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Kolaborasi antara Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Lamongan, dan Jasa Raharja diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan program keselamatan transportasi secara terpadu dan berkesinambungan.
Jasa Raharja menegaskan bahwa upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas memerlukan dukungan seluruh pihak. Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi lintas sektor menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan budaya keselamatan berlalu lintas di tengah masyarakat.
Melalui penyusunan Action Plan ini, diharapkan pelaksanaan program keselamatan transportasi di Kabupaten Lamongan dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sehingga tercipta lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.
