SUKOHARJO — Tim Pembina Samsat Kabupaten Sukoharjo menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Sengkuyung Mobile berbasis kewilayahan di Kecamatan Grogol dan Kecamatan Baki, Selasa (21/7). Langkah ini dilakukan guna memantapkan pendataan sekaligus mengoptimalkan penagihan tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga tingkat desa.
Agenda Monev tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Jasa Raharja Sukoharjo, Arvian Riza Yudhawan, bersama Revenue Commander (RC) Samsat Sukoharjo, Tim Pembina Samsat, serta Tim BPKPAD Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan diikuti oleh para Person in Charge (PIC) tingkat kecamatan, PIC desa, hingga petugas lapangan yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program di wilayah masing-masing.
Dalam forum tersebut, para peserta dibekali penyegaran (refreshment) mengenai petunjuk teknis serta pemanfaatan aplikasi Sengkuyung Mobile. Langkah ini bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan keahlian petugas dalam mengoperasikan sistem pemantauan data tunggakan secara akurat di lapangan.
Dalam arahannya, Kepala Jasa Raharja Sukoharjo Arvian Riza Yudhawan menekankan pentingnya akurasi validasi data dan peran proaktif para petugas desa. Ia juga mengingatkan pentingnya mengedukasi masyarakat terkait manfaat ganda dari pembayaran pajak kendaraan tepat waktu.
“Setiap pembayaran PKB di Samsat, secara otomatis mencakup pembayaran Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Dana SWDKLLJ inilah yang dikelola Jasa Raharja untuk memberikan kepastian perlindungan dasar berupa santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas,” tambahannya.
Arvian menambahkan, ketaatan masyarakat dalam membayar pajak tidak hanya mendukung pembangunan daerah melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga menjadi bentuk kepedulian sosial dalam membantu sesama yang tertimpa musibah di jalan raya.
Melalui sinergi erat antara Jasa Raharja, BPKPAD, Tim Pembina Samsat, hingga pemerintah desa, Program Sengkuyung Mobile diharapkan mampu mempercepat pemutakhiran data tunggakan PKB, menumbuhkan kesadaran hukum masyarakat, serta mewujudkan pelayanan publik berbasis data yang makin dekat dengan warga.
