Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Pemprov DKI Jakarta) segera menghubungkan empat hotel di kawasan Bundaran HI dengan stasiun MRT Jakarta melalui jalur bawah tanah (underground).
Empat hotel yang akan terintegrasi tersebut adalah Grand Hyatt Jakarta, Pullman Jakarta Indonesia, Mandarin Oriental Jakarta, dan Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa pembangunan akses bawah tanah tersebut sebenarnya sudah mulai dikerjakan.
“Pasti yang pernah pergi ke Singapura membayangkan kapan Jakarta punya jalan di bawah yang bisa terhubung? Kita akan segera mulai. Sebenarnya, sudah mulai dibangun, menghubungkan Grand Hyatt, Pullman, Mandarin Oriental, hingga Hotel Kempinski di bawah dan langsung masuk ke MRT,” ujar Pramono dikutip dari Antara, Jumat, 27 Februari 2026.
Permudah Akses dan Tata Kawasan
Menurut Pramono, pembangunan akses bawah tanah Bundaran HI bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat tanpa perlu berjalan di atas permukaan atau melintasi kawasan bundaran yang padat.
Dengan konektivitas langsung menuju stasiun MRT, kawasan Bundaran HI diharapkan menjadi lebih tertata dan nyaman bagi pejalan kaki maupun pengguna transportasi umum.
Namun demikian, Pemprov DKI belum merinci besaran anggaran pembangunan maupun target waktu peresmian jalur underground tersebut.
Dukung Status Jakarta sebagai Kota Global
Pramono menegaskan proyek ini merupakan bagian dari transformasi Jakarta sebagai kota global, seiring dengan terbitnya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 yang menetapkan Jakarta tidak lagi berstatus ibu kota negara.
“Walaupun sampai hari ini Jakarta masih ibu kota, sebagai global city, dalam kepemimpinan saya, Jakarta dulu ranking 74, sekarang Alhamdulillah sudah 71, sudah naik kelas,” ujar politikus PDI Perjuangan tersebut.
Ia optimistis Jakarta dapat terus meningkatkan peringkatnya sebagai kota global, terutama karena sistem transportasi umum di Ibu Kota dinilai sudah mampu bersaing dengan Manila, Hanoi, dan kota-kota besar lainnya di kawasan Asia Tenggara.
Eks Sekretaris Kabinet itu juga menekankan pentingnya kerja tim di lingkungan Balai Kota DKI Jakarta dalam mewujudkan transformasi tersebut.
“Orkestrasinya ada, dan itulah yang saya yakini akan membuat Jakarta berubah,” katanya.
Dengan pembangunan akses bawah tanah Bundaran HI yang terhubung langsung ke MRT, Pemprov DKI berharap konektivitas dan citra Jakarta sebagai kota global semakin menguat.
Dikutip dari metrotvnews.com
