Probolinggo – Sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini, PT Jasa Raharja menggelar kegiatan Sosialisasi Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas di SMA Negeri 1 Lumajang pada tanggal 20 Juli 2026, yang diikuti oleh para guru dan tenaga pendidik. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pemasangan media himbauan keselamatan lalu lintas di lingkungan sekolah sebagai pengingat bagi seluruh warga sekolah untuk senantiasa mengutamakan keselamatan di jalan.
Melalui program ini, Jasa Raharja mengajak para pengajar untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada para siswa. Guru diharapkan tidak hanya menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga memberikan edukasi dan teladan mengenai pentingnya disiplin serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas.
Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan berbagai materi mengenai faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, pentingnya penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara dan penumpang sepeda motor, penggunaan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, larangan menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta pentingnya memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai peran dan tugas Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan dasar kepada korban kecelakaan lalu lintas sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Penanggung Jawab Jasa Raharja Samsat Lumajang, Joko Susilo menyampaikan bahwa tingginya angka kecelakaan yang melibatkan pelajar menjadi perhatian bersama. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk membentuk karakter generasi muda yang sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Sebagai bentuk komitmen dalam mengampanyekan keselamatan, Jasa Raharja juga melakukan pemasangan spanduk dan media himbauan keselamatan di area strategis SMA Negeri 1 Lumajang. Media tersebut memuat pesan-pesan edukatif yang mengajak siswa untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, serta menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.
Melalui kegiatan ini, Jasa Raharja berharap budaya keselamatan lalu lintas dapat semakin tertanam di lingkungan sekolah sehingga para pelajar mampu menjadi pelopor keselamatan, baik bagi dirinya sendiri maupun lingkungan sekitarnya. Edukasi yang diberikan kepada para pengajar diharapkan dapat diteruskan kepada seluruh peserta didik secara berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan generasi muda yang tertib berlalu lintas dan berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan di Kabupaten Lumajang. Kepala Jasa Raharja Cabang Probolinggo, Syarif Muhammad Syafiq menyampaikan akan terus memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan, kepolisian, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mewujudkan budaya keselamatan berlalu lintas. Sejalan dengan semangat “Keselamatan Lalu Lintas Tanggung Jawab Bersama, Aman di Jalan, Selamat Sampai Tujuan,” Jasa Raharja berkomitmen menghadirkan berbagai program edukasi sebagai langkah preventif guna menciptakan lalu lintas yang lebih aman dan berkeselamatan
