Bantul – RSUD Panembahan Senopati Bantul menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 dengan tema “Pelayanan Rujukan RSUD Panembahan Senopati Bantul” di Aula Bank Bantul, Jalan Gajah Mada No. 3 Bantul, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini menjadi wadah dialog antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, stakeholder, dan masyarakat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan rujukan kesehatan di Kabupaten Bantul.
Forum yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 13.00 WIB tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bantul Agus Budiharja, SKM, M.Kes, Direktur RSUD Panembahan Senopati Bantul dr. Atthobari, MPH, Sp.MK, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul dr. Agus Tri Widyantara, MMR, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Panembahan Senopati Bantul dr. Santoso Hardoyo, MPH, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bantul, Ketua TP PKK Kalurahan se-Kabupaten Bantul, serta berbagai mitra kerja dan pemangku kepentingan lainnya, termasuk Jasa Raharja yang diwakili oleh Imam Cahyono, Kepala KPJR TK.I Bantul.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat dan fasilitas kesehatan tingkat pertama, seperti puskesmas, mengenai alur dan mekanisme pelayanan rujukan di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Selain itu, forum ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi masyarakat maupun fasilitas kesehatan dalam proses pelayanan rujukan, sekaligus melakukan analisis dan evaluasi terhadap implementasi sistem rujukan yang telah berjalan.
Melalui sesi Focus Group Discussion (FGD), peserta mendapatkan penjelasan resmi dari Bidang Pelayanan Medik RSUD Panembahan Senopati mengenai jenis layanan rujukan yang tersedia serta pemanfaatannya bagi masyarakat. Berbagai masukan dan pengalaman dari peserta turut menjadi bahan diskusi dalam merumuskan solusi terhadap hambatan yang masih ditemui dalam proses pelayanan rujukan.
Dari hasil forum tersebut, para peserta menyepakati sejumlah rumusan penting, di antaranya peningkatan pemahaman terhadap layanan rujukan, penguatan koordinasi antar fasilitas kesehatan, penyusunan strategi peningkatan pelayanan pasien rujukan, serta komitmen bersama seluruh stakeholder dan mitra kerja dalam mewujudkan pelayanan rujukan yang lebih berkualitas, cepat, tepat, dan humanis.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan dalam forum ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan publik di Kabupaten Bantul. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, rumah sakit, fasilitas kesehatan, lembaga penjamin, dan masyarakat, diharapkan pelayanan rujukan kesehatan dapat berjalan semakin optimal sehingga memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Bantul.
Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang responsif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Bantul.
