BNPB: Sisa Pembakaran Sampah Picu Kebakaran 20 Hektare Lahan di Sabu Raijua

BNPB: Sisa Pembakaran Sampah Picu Kebakaran 20 Hektare Lahan di Sabu Raijua

Jakarta – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan kebakaran lahan seluas sekitar 20 hektare di Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga dipicu oleh sisa pembakaran sampah yang tidak padam sempurna. Kondisi cuaca kering disertai angin kencang membuat api dengan cepat merambat dan meluas ke area lahan di sekitarnya.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan hasil kaji cepat yang dilakukan BPBD Kabupaten Sabu Raijua bersama tim gabungan menunjukkan sumber api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang kemudian terbawa angin hingga memicu kebakaran di lahan kering.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Desa Eimau dan Desa Eilode, Kecamatan Sabu Tengah. Kobaran api pertama kali terdeteksi pada Kamis siang dan sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena berpotensi merembet ke kawasan permukiman.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kabupaten Sabu Raijua segera mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dan pencegahan perluasan area terdampak. Operasi penanganan dilakukan bersama unsur TNI, Polri, instansi terkait, serta kelompok masyarakat peduli api yang turut membantu proses pemadaman.

BNPB mengapresiasi respons cepat tim gabungan yang berhasil mengendalikan situasi di lapangan. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan menghindari aktivitas pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara membakar karena berisiko memicu kebakaran yang lebih luas.

BNPB juga mengingatkan bahwa kombinasi cuaca panas, lahan kering, dan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api sehingga diperlukan peran aktif masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.